Final Sengit di Lapangan Rinjani, Pumice Stone Pastikan Gelar Juara Liga 3 Lotim
![]() |
| Foto ( Humas Pemda ) : bupati lotim H.Hairul Warisin saat memberikan Piala juara 1 Liga 3 lombok timur |
Lombok Timur, NTBZONE.COM – Klub Pumice Stone Kotaraja berhasil keluar sebagai kampiun Liga 3 PSSI Kabupaten Lombok Timur 2026 setelah menaklukkan PS Benyer dalam laga final yang berlangsung di Lapangan Rinjani, desa Kotaraja, Senin (2/11).
Pertandingan perebutan gelar juara tersebut berlangsung sengit dengan disaksikan ribuan penonton yang memadati lapangan. Kemenangan ini mengantarkan Pumice Stone menempati posisi pertama sekaligus menutup rangkaian kompetisi Liga 3 PSSI Lombok Timur tahun 2026.
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang hadir sekaligus menutup secara resmi kompetisi tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan turnamen yang diikuti sebanyak 115 klub itu.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Liga 3 menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, penyelenggara, insan olahraga, dan masyarakat mampu menghadirkan kompetisi sepak bola berskala besar dengan baik.
"Sore hari ini kita dapat menutup Liga 3 PSSI di Lombok Timur yang diikuti oleh 115 klub. Ini menandakan bahwa apa yang sudah kita lakukan berjalan dengan baik dan sukses. Tentu, kesuksesan ini berkat kerja sama kita semua," ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa kompetisi sepak bola tidak semata-mata menjadi ajang mengejar prestasi. Lebih dari itu, kegiatan olahraga dapat menjadi sarana pembinaan atlet, hiburan masyarakat, sekaligus penggerak ekonomi melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ia mengajak masyarakat yang hadir dalam setiap pertandingan untuk turut mendukung produk-produk lokal sehingga keramaian kegiatan olahraga memberikan dampak ekonomi bagi warga.
"Setiap kita melakukan liga sepak bola, selalu diikuti oleh masyarakat yang banyak. Jangan lupa membeli produk UMKM kita supaya perekonomian kita berjalan," ajaknya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati turut mengapresiasi kemampuan insan olahraga Lombok Timur yang mampu menyelenggarakan kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 tingkat kabupaten dalam periode yang sama.
Ia kemudian menyoroti persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, di mana NTB akan menjadi salah satu tuan rumah. Bupati meminta para pemain potensial dan atlet andalan Lombok Timur mulai mempersiapkan diri secara maksimal sejak sekarang.
Menurutnya, persiapan tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan bermain di lapangan, tetapi juga harus ditunjang kedisiplinan berlatih, menjaga pola makan, serta konsistensi meningkatkan kualitas permainan.
"Kepada seluruh pemain yang sudah kita anggap andal, dari sekarang harus tetap menjaga latihan, menjaga pola makanan, dan menyikapi latihan-latihan yang bagus sehingga kita bisa menjadi pemain-pemain yang berhasil," pesannya.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Lombok Timur Muhammad Yusri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut. Ia secara khusus mengapresiasi kerja keras panitia, Pemerintah Desa Kotaraja, para donatur, serta masyarakat yang ikut memberikan dukungan selama turnamen berlangsung.
Ia menilai keberhasilan Liga 3 menjadi gambaran pentingnya sinergi antara Askab PSSI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun sepak bola daerah.
Yusri optimistis, dengan kolaborasi yang terus diperkuat, perkembangan sepak bola Lombok Timur akan semakin baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Ia juga menyebut sepak bola Lombok Timur kini mulai menunjukkan perkembangan positif setelah sebelumnya kerap dipandang sebelah mata oleh daerah lain.
"Dulu kita diremehkan oleh kabupaten-kabupaten lain, tapi alhamdulillah kita banyak menorehkan juara," ujarnya.
Ia menambahkan, Lombok Timur telah menorehkan prestasi dengan mewakili NTB pada kompetisi tingkat nasional di Jawa. Selain itu, pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Lombok Timur juga berhasil meraih medali emas.
"Seiring bangkitnya Timnas Indonesia, Lombok Timur juga ikut bangkit," tambahnya.
Kegiatan penutupan Liga 3 PSSI Lombok Timur 2026 tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, unsur Forkopimcam, Plt. Kepala Desa Kotaraja, serta jajaran pengurus Askab PSSI Lombok Timur.
