BAZNAS, TNI, Polri dan PDAM Bersatu, 10 Tangki Air Bersih Digelontorkan ke Sakra Timur

Daftar Isi

 

10 Tangki Air Bersih dari BAZNAS, Polres, Kodim & PDAM di Serbu Warga Langsung Full Senyum  LOMBOK TIMUR -Suasana tiga dusun di Sakra Timur mendadak ramai, Kamis (5/11/2026). Bukan ada pasar malam, bukan ada hajatan. Yang datang adalah rombongan tangki air bersih yang sudah lama ditunggu warga.  Sebanyak 10 tangki air bersih digelontorkan BAZNAS Lombok Timur bersama Kodim 1615 Lombok Timur, Polres Lombok Timur, dan PDAM Lombok Timur untuk 300 kepala keluarga di Dusun Lekong Desa Lepak Timur, serta Dusun Monjet dan Dusun Leda Desa Surabaya. Penyaluran dimulai pukul 10.00 Wita dan langsung disambut antrean ember, jeriken, dan galon warga.  Kemarau panjang membuat sumur-sumur warga mengering. Untuk memasak, mandi, dan mencuci, warga harus berpikir keras setiap hari. Kedatangan 10 tangki ini langsung menjawab kebutuhan paling mendesak itu.  Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha menegaskan, aksi ini adalah bukti Polri hadir bukan hanya saat ada masalah keamanan, tapi juga saat warga butuh bantuan nyata.  "Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Saat warga kesulitan air, kami harus turun bersama-sama," ujar AKBP Ariakta Gagah Nugraha.  Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf Hadiansyah menyebut kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci cepatnya bantuan sampai ke warga. Ia memastikan prajuritnya siap terus bergerak selama kemarau masih berlangsung.  "Kami siap bersinergi dan bergerak bersama. Tidak ada masyarakat yang boleh dibiarkan kesulitan air sendiri. Selama kemarau masih berlangsung, kami akan terus hadir membantu," kata Letkol Inf Hadiansyah.  Ketua BAZNAS Lombok Timur H Muhammad Kamli menyampaikan, penyaluran ini merupakan amanah dari para muzakki yang dikelola untuk masyarakat yang paling membutuhkan.  "Ini adalah wujud nyata zakat, infak, dan sedekah untuk meringankan beban masyarakat. Selama masih ada warga yang kesulitan air, BAZNAS akan terus bergerak bersama TNI, Polri, dan PDAM," ujar H Muhammad Kamli.  Dengan sinergi ini, BAZNAS, TNI, Polri, dan PDAM berkomitmen melanjutkan penyaluran ke titik-titik lain yang masih kekeringan. Bagi warga Sakra Timur, Kamis itu menjadi hari di mana stok air kembali penuh dan aktivitas rumah tangga kembali berjalan normal.

Lombok Timur, NTBZONE.COM - Suasana tiga dusun di Sakra Timur mendadak ramai, Kamis (5/11/2026). Bukan ada pasar malam, bukan ada hajatan. Yang datang adalah rombongan tangki air bersih yang sudah lama ditunggu warga.

Sebanyak 10 tangki air bersih digelontorkan BAZNAS Lombok Timur bersama Kodim 1615 Lombok Timur, Polres Lombok Timur, dan PDAM Lombok Timur untuk 300 kepala keluarga di Dusun Lekong Desa Lepak Timur, serta Dusun Monjet dan Dusun Leda Desa Surabaya. Penyaluran dimulai pukul 10.00 Wita dan langsung disambut antrean ember, jeriken, dan galon warga.

Kemarau panjang membuat sumur-sumur warga mengering. Untuk memasak, mandi, dan mencuci, warga harus berpikir keras setiap hari. Kedatangan 10 tangki ini langsung menjawab kebutuhan paling mendesak itu.

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha menegaskan, aksi ini adalah bukti Polri hadir bukan hanya saat ada masalah keamanan, tapi juga saat warga butuh bantuan nyata.

"Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Saat warga kesulitan air, kami harus turun bersama-sama," ujar AKBP Ariakta Gagah Nugraha.

Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf Hadiansyah menyebut kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci cepatnya bantuan sampai ke warga. Ia memastikan prajuritnya siap terus bergerak selama kemarau masih berlangsung.

"Kami siap bersinergi dan bergerak bersama. Tidak ada masyarakat yang boleh dibiarkan kesulitan air sendiri. Selama kemarau masih berlangsung, kami akan terus hadir membantu," kata Letkol Inf Hadiansyah.

Ketua BAZNAS Lombok Timur H Muhammad Kamli menyampaikan, penyaluran ini merupakan amanah dari para muzakki yang dikelola untuk masyarakat yang paling membutuhkan.

"Ini adalah wujud nyata zakat, infak, dan sedekah untuk meringankan beban masyarakat. Selama masih ada warga yang kesulitan air, BAZNAS akan terus bergerak bersama TNI, Polri, dan PDAM," ujar H Muhammad Kamli.

Dengan sinergi ini, BAZNAS, TNI, Polri, dan PDAM berkomitmen melanjutkan penyaluran ke titik-titik lain yang masih kekeringan. Bagi warga Sakra Timur, Kamis itu menjadi hari di mana stok air kembali penuh dan aktivitas rumah tangga kembali berjalan normal.