Pesan Tegas Bupati Lotim kepada Dirut PDAM: Jangan Hanya Manfaatkan Mata Air
![]() |
| Foto ( Humas Pemda Lotim ) : Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Pemanfaatan Aset dan Sumber Mata Air |
Lombok Timur, NTBZONE.COM – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, mengingatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) agar tidak hanya memanfaatkan sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, tetapi juga menjaga kelestariannya melalui penghijauan dan penanaman pohon yang mampu membantu menjaga ketersediaan air.
Pesan tersebut disampaikan Bupati dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Pemanfaatan Aset dan Sumber Mata Air yang berlangsung pada Kamis (10/1).
Bupati menegaskan, upaya menjaga sumber mata air perlu dilakukan secara berkelanjutan, terutama untuk mengantisipasi penurunan debit air saat musim kemarau.
“Kalau ada sumber-sumber air yang sudah kita miliki di beberapa tempat itu, tetap lakukan reboisasi. Tanami dengan tanaman yang menghasilkan air, yang bisa menyimpan air,” pesannya.
Selain menjaga kelestarian lingkungan, Bupati juga meminta PDAM memperhatikan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar sumber mata air. Menurutnya, hubungan baik dengan masyarakat setempat perlu dijaga agar pengelolaan sumber air dapat berjalan secara berkelanjutan.
Ia mendorong PDAM mengalokasikan dana corporate social responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat di sekitar sumber mata air.
“Termasuk Anda pelihara juga masyarakat yang ada di sekitar sumber air. Berikan juga CSR di situ, sekali setahun misalnya, sehingga mereka merasa terayomi,” ungkapnya.
Dorong Pencarian Sumber Air Baru
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengapresiasi keterbukaan PDAM dalam menyampaikan kondisi penurunan debit air yang berdampak terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi langkah sementara yang telah dilakukan untuk menjaga pelayanan tetap berjalan.
Meski demikian, Bupati menilai upaya mencari sumber air baru tetap perlu dilakukan guna mengantisipasi kekurangan pasokan air bersih.
Salah satu alternatif yang disampaikan adalah pemanfaatan air yang terbuang dari kawasan Joben. Namun, rencana tersebut perlu dikomunikasikan terlebih dahulu dengan tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Bupati meyakini masyarakat dapat memahami rencana tersebut apabila disampaikan melalui komunikasi yang baik dan penjelasan yang tepat. Ia juga berharap pemanfaatan sumber air tersebut tidak mengganggu pasokan air bagi masyarakat setempat.
Minta PDAM Sampaikan Penjelasan kepada Pelanggan
Bupati turut meminta Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas belum optimalnya pemenuhan kebutuhan air bersih.
Menurutnya, permohonan maaf tersebut perlu disertai penjelasan yang mudah dipahami agar masyarakat mengetahui kondisi yang sedang dihadapi serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan PDAM.
Sebelumnya, Sopyan Hakim melaporkan bahwa debit air di sejumlah mata air yang menjadi sumber pasokan PDAM mengalami penurunan akibat kemarau panjang.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, PDAM melakukan rekayasa jaringan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kota Selong dan sekitarnya tetap berjalan, meskipun belum dapat memenuhi kebutuhan seperti dalam kondisi normal.
PDAM juga menyiapkan dua mobil tangki air untuk mendistribusikan air ke sejumlah wilayah di bagian selatan yang mengalami kekurangan pasokan. Namun, kedua kendaraan tersebut telah berusia lebih dari 20 tahun sehingga membutuhkan perhatian untuk menunjang kelancaran distribusi.
Sopyan berharap Pemerintah Daerah dapat menambah armada mobil tangki guna meningkatkan kemampuan PDAM dalam menangani wilayah yang mengalami kekurangan air bersih.
Daftar Tunggu Pelanggan Capai 2.000 KK
Saat ini, PDAM Lombok Timur memiliki sumber air yang tersebar di tiga zona pelayanan, yakni utara, tengah, dan selatan. Sejumlah sumber mengalami penurunan debit, sedangkan sumber lainnya dilaporkan masih relatif stabil.
PDAM terus berupaya mencari sumber-sumber air yang memiliki debit stabil agar pelayanan kepada pelanggan dapat ditingkatkan.
Upaya tersebut dinilai penting mengingat jumlah masyarakat yang masuk dalam daftar tunggu pengajuan layanan PDAM telah mencapai sedikitnya 2.000 kepala keluarga (KK). R.O
