Jambret Kalung di Sakra, Dua Terduga Pelaku Diamuk Massa hingga Diamankan Polisi

Daftar Isi

 

Jambret Kalung di Sakra, Dua Terduga Pelaku Diamuk Massa hingga Diamankan Polisi
Foto ( Istimewa ) : Terduga pelaku Penjambretan berinisial S (22), warga Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, dan FP (20), yang juga berasal dari Desa Semoyang


Lombok Timur, NTBZONE.COM - Dua pemuda yang diduga melakukan aksi penjambretan di Jalan Datok Muter, tepatnya di depan Kantor UPP Pertanian Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah aksinya diketahui warga, Senin (19/10/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial S (22), warga Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, dan FP (20), yang juga berasal dari Desa Semoyang.

Kapolsek Sakra, Iptu Saipul Hadi, dalam laporan kepolisiannya menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika dua perempuan berinisial RH (26) dan RA (19), warga Kecamatan Sakra, sedang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Scoopy dari arah selatan menuju utara.

Saat melintas di depan Kantor UPP Pertanian Kecamatan Sakra, keduanya diduga dibuntuti oleh dua pria yang mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna abu-abu tanpa nomor polisi.

"Sesampainya di depan Kantor UPP Pertanian Sakra, salah seorang terduga pelaku tiba-tiba menarik kalung yang dikenakan korban. Korban kemudian berteriak dan menabrakkan sepeda motornya ke kendaraan terduga pelaku," demikian keterangan Iptu Saipul Hadi berdasarkan laporan kejadian.

Akibat benturan tersebut, korban dan kedua terduga pelaku terpental hingga terjatuh ke luar badan jalan.

Situasi semakin memanas ketika salah seorang terduga pelaku dilaporkan sempat mengeluarkan senjata tajam berupa pisau dari pinggangnya dan melakukan pengancaman.

Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan. Kedua terduga pelaku sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diamankan.

Beruntung, lokasi kejadian tidak jauh dari Markas Koramil Sakra. Anggota TNI yang sedang bertugas segera mendatangi lokasi dan bersama warga mengamankan kedua terduga pelaku ke Makoramil.

Mendapatkan laporan tersebut, anggota piket Polsek Sakra langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengamanan.

Iptu Saipul Hadi menjelaskan, langkah cepat petugas dilakukan untuk mencegah tindakan kekerasan lebih lanjut terhadap kedua terduga pelaku.

"Kami segera melakukan pengamanan terhadap kedua terduga pelaku guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi aksi main hakim sendiri," demikian penjelasan yang dirangkum dari laporan Kapolsek Sakra.

Selanjutnya, sekitar pukul 17.30 WITA, Kapolsek Sakra memerintahkan agar kedua terduga pelaku dipindahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Lombok Timur demi kepentingan keamanan dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, senjata tajam jenis pisau, serta telepon genggam telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sakra.

Adapun kalung milik korban yang diduga dirampas dalam kejadian tersebut hingga kini belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian petugas.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka setelah terjatuh dari sepeda motor dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Sakra.

Polres Lotim masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk mengungkap secara menyeluruh peristiwa tersebut, termasuk mendalami peran masing-masing terduga pelaku.