Breaking News

Dikpora NTB Respons Keluhan SPMB SMAN 2 Selong, Kadis: Sedang Dianalisis, Sejumlah Solusi Disiapkan

Dikpora NTB Respons Keluhan SPMB SMAN 2 Selong, Kadis: Sedang Dianalisis, Sejumlah Solusi Disiapkan
Foto ( istimewa) : Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd.,

Mataram, NTBZONE.COM – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., merespons berbagai aspirasi masyarakat terkait keterbatasan daya tampung pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMAN 2 Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Syamsul Hadi menyatakan pihaknya telah meneruskan persoalan tersebut kepada Kepala Bidang SMA Dikpora NTB untuk dilakukan analisis secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan.

"Saya teruskan ke Kabid SMA untuk menganalisisnya. Jika memang banyak warga sekitar yang belum terakomodasi, tentu akan kita kaji sesuai kondisi di lapangan," ujarnya.

Menurut Syamsul Hadi, terdapat beberapa alternatif solusi yang tengah dipertimbangkan apabila hasil analisis menunjukkan masih banyak calon peserta didik di wilayah sekitar sekolah yang belum memperoleh tempat.

Alternatif pertama adalah menambah jumlah peserta didik dalam setiap rombongan belajar (rombel) sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Solusi kedua adalah menambah rombongan belajar apabila ketersediaan ruang kelas, tenaga pendidik, dan sarana pendukung memungkinkan. Sementara alternatif ketiga adalah melakukan distribusi peserta didik ke sekolah lain yang masih memiliki daya tampung.

"Beberapa solusi yang dapat dilakukan di antaranya penambahan jumlah siswa dalam setiap rombel, penambahan rombel apabila memungkinkan, atau distribusi peserta didik ke sekolah lain yang masih memiliki kapasitas," jelasnya.

Ia menegaskan, seluruh langkah tersebut akan didasarkan pada hasil kajian teknis agar keputusan yang diambil tetap sesuai regulasi serta mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan mutu layanan pendidikan.

Sebelumnya, persoalan daya tampung di SMAN 2 Selong menjadi perhatian berbagai pihak menyusul tingginya jumlah pendaftar pada pelaksanaan SPMB 2026. Aspirasi masyarakat juga disampaikan oleh Anggota DPRD Lombok Timur, Ahmad Amrullah, yang meminta Pemerintah Provinsi NTB segera mengambil langkah konkret agar lebih banyak calon peserta didik dapat diterima di sekolah tersebut.

Dikpora NTB memastikan seluruh masukan yang berkembang di masyarakat akan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan terbaik, sehingga hak peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan tetap dapat terpenuhi secara optimal.

© Copyright 2022 - NTB Zone