Breaking News

Sekda Lombok Timur Tegaskan Penertiban Penggunaan LPG 3 Kg untuk Jaga Ketersediaan bagi Masyarakat

 

Sekda Lombok Timur Tegaskan Penertiban Penggunaan LPG 3 Kg untuk Jaga Ketersediaan bagi Masyarakat


Lombok Timur, NTBZONE.COM - Sekretaris Daerah Lombok Timur, H.M. Juaini Taofik, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menertibkan penggunaan gas LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pelaku usaha.

Hal ini disampaikan menyusul kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Satgas Pengawasan Gas LPG Subsidi di sejumlah lokasi usaha. Dari hasil sidak tersebut, ditemukan adanya penggunaan LPG 3 kg oleh pelaku usaha yang tidak berhak, seperti kafe, restoran, hingga usaha peternakan ayam dengan konsumsi mencapai 40 hingga 60 tabung dalam kurun waktu 10 hari.

“Penggunaan LPG 3 kg oleh pelaku usaha jelas tidak sesuai peruntukannya. Gas subsidi ini seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tegas Juaini Taofik.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Bupati Lombok Timur, pemerintah daerah mengambil langkah tegas dengan menghentikan penggunaan LPG 3 kg pada usaha-usaha tersebut. Selain itu, melalui Dinas Perdagangan, pemerintah juga memfasilitasi proses penukaran tabung LPG subsidi ke LPG non-subsidi yang disediakan oleh Pertamina.

Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa tindakan penyegelan akan dilakukan apabila pelaku usaha tidak kooperatif dalam mematuhi aturan yang berlaku. Langkah ini diambil guna memastikan distribusi LPG 3 kg tetap tersedia bagi masyarakat yang berhak serta mengatasi kelangkaan yang kerap terjadi.

“Kami tidak akan ragu melakukan penyegelan apabila ditemukan pelaku usaha yang tidak kooperatif. Ini demi menjaga keadilan distribusi dan memastikan masyarakat kecil tetap mendapatkan haknya,” ujarnya.

Selain penertiban terhadap pelaku usaha, Juaini Taofik juga mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang masih menggunakan LPG 3 kg agar segera beralih ke LPG non-subsidi.

Ia optimistis, dengan adanya penertiban distribusi LPG 3 kg secara konsisten dan terukur, permasalahan kelangkaan gas subsidi di tengah masyarakat dapat diminimalisir.

“Kami yakin langkah penertiban ini menjadi solusi efektif untuk menekan kelangkaan LPG 3 kg, sehingga benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

© Copyright 2022 - NTB Zone