![]() |
| Foto ( istimewa ) : Rahman Ketua Media Independent Online Indonesia, Kabupaten Lombok Timur. |
Lombok Timur, NTBZONE.COM - Pernyataan yang diduga dilontarkan oleh pihak SPPG Sari Rasa Lenek menuai kontroversi. Ucapan yang menyebut “media borok” dan “minta uang rokok” memicu reaksi keras dari Ketua Pengurus Daerah Media Independen Online Indonesia (MIO-I) Kabupaten Lombok Timur.
Ketua MIO-I Lombok Timur, Rahman, menegaskan bahwa jika pernyataan tersebut benar adanya, maka perlu ada tindakan tegas terhadap yang bersangkutan.
“Jika benar SPPG Sari Rasa di Lenek mengatakan media borok dan minta uang rokok, itu harus ditindak tegas. Perilaku seperti itu tidak boleh dibiarkan karena bisa menjadi kebiasaan buruk,” ujarnya.
Ia juga menilai ucapan tersebut tidak pantas disampaikan kepada jurnalis yang memiliki peran penting di tengah masyarakat
“Secara kelembagaan kami merasa risih. Ucapan seperti itu menyakitkan, apalagi ditujukan kepada wartawan. Seharusnya yang bersangkutan memahami fungsi dan tugas jurnalis, bukan justru berkata tidak sopan,” tambahnya.
Terkait video permintaan maaf dari pihak SPPG Sari Rasa yang beredar di kalangan wartawan dan media sosial, Rahman menilai hal tersebut belum cukup.
“Memang ada video permintaan maaf yang beredar, tapi itu tidak bisa dianggap selesai begitu saja. Harus ada tindakan tegas agar menjadi pembelajaran,” tegasnya.
MIO-I juga meminta pihak koordinator wilayah (korwil) dan koordinator kecamatan (korcam) untuk segera mengevaluasi kinerja SPPG Sari Rasa, terutama dalam pelaksanaan program MBG.
“Kami meminta korwil untuk mengevaluasi yang bersangkutan. Jika perlu, lakukan tindakan tegas sebelum kami melakukan investigasi langsung. Kami akan tetap memantau kinerja dapur-dapur tersebut,” tutup Rahman.

Social Header