![]() |
| Foto ( Rony ) : Baiq Meseri dan Baiq Hudeniah, Dua Lansia Yang berada di Rumah Tidak Layah Huni |
Lombok Timur, NTBZONE.COM - Di sudut sunyi Dusun Kebon Dalem, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, waktu seakan berjalan lebih pelan. Di sanalah dua perempuan lanjut usia, Baiq Meseri (80) dan Baiq Hudeniah (65), menjalani hari-hari mereka dalam kesederhanaan yang nyaris luput dari perhatian tanpa tersentuh bantuan sosial seperti PKH, BPNT, maupun program sejenis lainnya. Rabu,22/04/2026
Rumah mereka berdiri berdampingan, terbuat dari anyaman bambu yang mulai rapuh dimakan usia.
Dindingnya berlubang di sana-sini, membiarkan angin bebas keluar masuk. Lantainya masih tanah dan semen kasar, sementara atapnya seadanya, menjadi satu-satunya pelindung dari panas dan hujan. Lokasinya pun terbilang terpencil, jauh dari keramaian dan akses yang memadai.
Baiq Meseri duduk di berugak kecil di depan rumahnya, dengan wajah yang menyimpan banyak cerita, ia menggerakkan tangannya perlahan, seolah mengikuti ritme waktu yang tak lagi terburu-buru.
Di usianya yang telah menginjak delapan dekade, tubuhnya tak lagi kuat untuk bekerja berat. Tanpa adanya bantuan rutin dari pemerintah, ia hanya mengandalkan belas kasih keluarga dan lingkungan sekitar untuk bertahan hidup.
Tak jauh darinya, Baiq Hudeniah duduk di ambang pintu rumah. Dengan balutan kerudung sederhana, ia tampak berbicara, entah kepada siapa mungkin kepada tamu, mungkin juga sekadar mengusir sepi.
Meski usianya lebih muda, kondisi hidup yang dijalaninya tak jauh berbeda. Ia pun belum pernah merasakan bantuan sosial seperti PKH atau BPNT, sehingga kesehariannya dipenuhi keterbatasan yang sama.
Keduanya bukan sekadar tetangga. Mereka adalah cermin dari kehidupan lansia di pelosok desa yang kerap luput dari pendataan maupun jangkauan bantuan. Di tengah berbagai program perlindungan sosial yang digulirkan pemerintah, masih ada warga yang belum terakomodasi.
Meski demikian, keduanya tetap menjalani hidup dengan ketabahan. Tidak ada keluhan panjang, hanya penerimaan atas keadaan yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Di balik itu, terselip harapan sederhana agar suatu hari ada perhatian yang datang, menghadirkan perubahan kecil yang berarti bagi sisa usia mereka.
Kisah Baiq Meseri dan Baiq Hudeniah adalah potret kecil dari realitas yang lebih luas tentang lansia, kemiskinan, keterisolasian, dan belum meratanya bantuan sosial. Di balik senyap Dusun Kebon Dalem, mereka terus bertahan, menunggu hari-hari yang mungkin akan membawa perubahan.

Social Header