Breaking News

Baznas RI Siap Dukung Pengembangan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur

 

Baznas RI Siap Dukung Pengembangan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur
Foto ( Humas Pemda ) : Bupati Lombok Timur H. Hairul Warisin menyambut Ketua BAZNAS RI Saat Kunjungan di RSUD BAZNAS Lotim


Lombok Timur, NTBZONE.COM – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin didampingi Sekretaris Daerah menerima kunjungan kerja Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, bersama rombongan pada Kamis (23/4).

Kunjungan kerja tersebut diawali dengan peninjauan RSUD Lombok Timur yang berlokasi di Kecamatan Labuhan Haji. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari rencana pengalihan rumah sakit tersebut menjadi Rumah Sehat Baznas.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama RSUD Lombok Timur mempresentasikan kondisi rumah sakit serta menunjukkan fasilitas sarana dan prasarana yang dimiliki. Saat ini RSUD Lombok Timur telah berstatus tipe D dengan akreditasi paripurna. Sebagian besar alat kesehatan yang tersedia tidak dapat dipindahkan karena telah terpasang secara permanen.

Usai melakukan peninjauan di RSUD, rombongan Ketua Baznas RI melanjutkan agenda silaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Lombok Timur di Pendopo Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati H. Haerul Warisin memaparkan sejarah perjalanan zakat di Lombok Timur yang diawali dengan terbitnya Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2002 tentang zakat serta pembentukan Bazda. Ia juga menjelaskan sejarah berdirinya RSUD Lombok Timur yang dibangun dari dana umat berupa zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Rumah sakit yang sebelumnya dikenal dengan nama Rumah Sakit Islam (RSI) Kita tersebut dibangun pada tahun 2017 di atas lahan milik pemerintah daerah dengan anggaran pembangunan sebesar Rp30 miliar yang sepenuhnya bersumber dari ZIS masyarakat Lombok Timur. Selanjutnya, fasilitas dan alat kesehatan dilengkapi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Lombok Timur.

Dengan rencana pengelolaan RSUD Lombok Timur oleh Baznas RI dan perubahan menjadi Rumah Sehat Baznas, rumah sakit tersebut diharapkan kembali pada fungsi awalnya, yakni memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.

Bupati juga berharap Baznas RI dapat membantu Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam melengkapi peralatan rumah sakit yang direncanakan akan dipindahkan ke Kecamatan Masbagik. Hal ini mengingat sejumlah alat kesehatan yang ada saat ini tidak dapat dipindahkan karena terpasang permanen.

Ia menambahkan bahwa bantuan alat kesehatan senilai Rp30 miliar yang dijanjikan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia baru akan direalisasikan pada tahun 2027, dan jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

Diketahui jumlah penduduk Kabupaten Lombok Timur saat ini mencapai sekitar 1,5 juta jiwa, sehingga kebutuhan fasilitas kesehatan masih sangat tinggi. Pemindahan RSUD Lombok Timur dari Labuhan Haji ke Masbagik diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Masbagik, Pringgasela, dan Sukamulia.

Sementara itu, Ketua Baznas RI **Sodik Mudjahid** mengapresiasi kemandirian serta perjuangan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama para muzaki yang berhasil membangun rumah sakit dari dana zakat melalui Bazda.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak manajemen RSUD Lombok Timur yang telah menyiapkan berbagai fasilitas serta sarana prasarana pendukung dalam rangka pengembangan rumah sakit tersebut.

Menurutnya, salah satu langkah pengembangan Rumah Sehat Baznas di Lombok Timur adalah melalui kerja sama antara Baznas pusat, provinsi, dan daerah. Baznas menyatakan siap mendukung pembangunan rumah sakit tersebut, termasuk dalam penyediaan peralatan dan fasilitas kesehatan lainnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ke depan Baznas RI akan mengubah pola pembinaan dari sekadar charity menjadi pola yang lebih terlembaga, mencakup bidang kesehatan, pendidikan, usaha kecil menengah (UKM), serta peternakan.

Ia menegaskan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah di Indonesia masih sangat besar dan belum sepenuhnya tergali. Karena itu, Baznas akan terus melakukan modernisasi dalam mobilisasi dan pengelolaan ZIS dari tingkat pusat hingga daerah, guna memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua Baznas RI juga menegaskan komitmen Baznas untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program-program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial, kebencanaan, serta pembangunan ekonomi umat melalui optimalisasi zakat, infak, dan sedekah.

© Copyright 2022 - NTB Zone