Mataram, NTBZONE.COM – Islamic Relief Indonesia meresmikan Kantor Lembaga Amil Zakat Nasional Yayasan Relief Islami Indonesia (LAZNAS YRII) Area Nusa Tenggara Barat yang berlokasi di Jl. Air Langga No. 2, Kelurahan Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Peresmian ini dirangkaikan dengan kegiatan penyaluran zakat melalui program distribusi Paket Ramadan bagi anak yatim dan keluarga dhuafa. Senin, 09/03/2026
Sebanyak 280 Paket Ramadan akan disalurkan kepada anak yatim dan keluarga dhuafa yang tinggal di Lombok Barat, Kota Mataram, dan wilayah sekitarnya pada 8–12 Maret 2026. Setiap penerima manfaat memperoleh bantuan senilai Rp700.000 yang didistribusikan melalui skema shopping charity.
Melalui mekanisme ini, penerima manfaat tidak hanya menerima paket bantuan secara langsung, tetapi juga diberikan kesempatan untuk memilih sendiri kebutuhan pokok sesuai dengan kebutuhan keluarga masing-masing. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih bermartabat, partisipatif, dan tepat guna bagi anak yatim dan keluarga dhuafa.
Rangkaian kegiatan peresmian berlangsung dengan khidmat. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan dhuafa, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh anak yatim. Prosesi peresmian kantor LAZNAS YRII Area NTB kemudian dilakukan secara simbolis melalui pemotongan pita bersama anak yatim dan dhuafa sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Koordinator Area Islamic Relief Indonesia NTB, Ilham Muhtar, menyampaikan bahwa peresmian kantor LAZNAS YRII NTB merupakan momentum penting untuk memperkuat pelayanan zakat sekaligus memperluas jangkauan program kemanusiaan di Nusa Tenggara Barat.
“Kami sangat bersyukur dengan diresmikannya Kantor LAZNAS YRII Area NTB ini. Kehadiran kantor ini diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan Islamic Relief Indonesia kepada masyarakat, khususnya bagi para muzaki yang ingin menunaikan zakat, infak, dan sedekah, serta memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penyaluran 280 Paket Ramadan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan kebahagiaan dan dukungan bagi anak yatim serta keluarga dhuafa menjelang bulan Ramadan.
“Melalui distribusi paket Ramadan dengan skema shopping charity, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih bermartabat bagi para penerima manfaat. Anak yatim dan keluarga dhuafa dapat memilih sendiri kebutuhan pokok yang mereka perlukan sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masing-masing,” jelasnya.
Perwakilan anak yatim dan dhuafa yang hadir dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Islamic Relief Indonesia serta para donatur yang telah berbagi kebahagiaan kepada kami. Bantuan Paket Ramadan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan,” ungkapnya.
Mereka juga mengapresiasi skema shopping charity yang memungkinkan penerima manfaat menentukan sendiri kebutuhan yang diperlukan.
“Melalui program ini kami dapat memilih sendiri barang-barang yang dibutuhkan oleh keluarga kami. Kami merasa sangat terbantu dan dihargai. Semoga kebaikan para donatur dibalas dengan keberkahan,” tambahnya.
Sementara itu, CEO Islamic Relief Indonesia, Nanang Subana Dirja, menyampaikan bahwa peresmian Kantor LAZNAS YRII Area NTB merupakan langkah strategis untuk memperkuat layanan zakat yang lebih luas, transparan, dan berdampak bagi masyarakat.
“Peresmian kantor ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan zakat, infak, dan sedekah yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui dukungan para muzaki, LAZNAS Islamic Relief Indonesia dapat menyalurkan amanah tersebut kepada para mustahik yang berhak menerima, khususnya keluarga fakir dan miskin. Ke depan, kantor ini juga diharapkan menjadi ruang untuk berbagai kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi anak yatim dan keluarga dhuafa,” ujarnya.
Nanang juga menambahkan bahwa saat ini Islamic Relief Indonesia tengah menjalankan program pengentasan kemiskinan melalui pendekatan Graduasi, yang menyasar 1.500 keluarga ekstrem miskin di Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. Selain itu, terdapat pula program dukungan pendidikan dan kesehatan bagi lebih dari 800 anak yatim di wilayah Lombok Barat dan Kota Mataram.
Sejauh ini, sebagian besar pendanaan program tersebut berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari para muslim di berbagai negara.
Dengan diresmikannya Kantor LAZNAS YRII Area NTB, Islamic Relief Indonesia berharap dapat semakin memperkuat pelayanan kepada para muzaki yang ingin menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Kantor ini juga akan menjadi pusat koordinasi para amil dalam menyalurkan dana ZIS secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada masyarakat di Nusa Tenggara Barat sesuai dengan ketentuan delapan golongan penerima zakat (8 asnaf).

Social Header