Lombok Timur, NTBZONE.COM - Di tengah berbagai tantangan akses layanan kesehatan, kehadiran BMT Al-Hidayah melalui program ambulance gratis patut mendapatkan apresiasi. Lembaga ini tidak hanya berperan sebagai institusi keuangan mikro syariah, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Program layanan ambulance yang dijalankan menjadi bukti bahwa semangat ta’awun (tolong-menolong) masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Pengantaran pasien dari daerah ke rumah sakit rujukan, termasuk untuk kontrol dan perawatan lanjutan, bukan sekadar layanan transportasi, melainkan bentuk empati dan kepedulian yang nyata.
Ketua BMT Al-Hidayah, Amin Qutbi, menunjukkan komitmen bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak hanya berorientasi pada pengelolaan keuangan, tetapi juga pada pemberdayaan dan pelayanan sosial. Di bawah kepemimpinannya, BMT Al-Hidayah mampu menjaga kepercayaan donatur sekaligus menyalurkan amanah tersebut secara tepat sasaran.
Langkah ini tentu bukan perkara mudah. Operasional ambulance membutuhkan biaya perawatan, bahan bakar, serta kesiapan tim yang siaga. Namun, dengan dukungan para donatur dan kerja sama berbagai pihak, program ini terus berjalan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Kita patut mengapresiasi konsistensi BMT Al-Hidayah dalam menghadirkan layanan yang berdampak. Inisiatif seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain untuk turut mengambil peran dalam aksi-aksi sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Akhirnya, semoga setiap upaya yang dilakukan menjadi ladang amal jariyah dan semakin memperkuat solidaritas sosial di tengah umat.

Social Header