Mataram, NTBZONE.COM - Ketua Pengurus Daerah KAMMI Mataram periode 2026–2027, Muhammad Yusril Kurniawan, menghadiri Pelantikan Pengurus KAMMI Komisariat se-UIN Mataram yang digelar dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kehadiran Yusril menjadi penegasan komitmen PD KAMMI Mataram dalam menguatkan konsolidasi kader serta mendorong gerakan yang kolaboratif dan inklusif di lingkungan kampus UIN Mataram.
Dalam sambutannya, Yusril mengusung narasi besar “Kolaborasi dan Inklusif” sebagai arah gerak KAMMI di UIN Mataram. Ia menekankan bahwa KAMMI harus mampu menjadi rumah besar bagi seluruh kader dengan latar belakang yang beragam, serta membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan berbagai elemen kampus. Menurutnya, kekuatan gerakan mahasiswa terletak pada kemampuannya membangun sinergi, bukan berjalan sendiri.
“Sudah saatnya KAMMI di UIN Mataram tampil sebagai gerakan yang inklusif, merangkul, dan kolaboratif. Kita tidak boleh eksklusif dalam lingkaran sendiri. Justru kita harus hadir, menyapa, dan bekerja bersama untuk kemajuan kampus dan umat,” tegas Yusril.
Lebih jauh, Yusril mengingatkan pentingnya keberanian kader dalam menunjukkan identitas ke-KAMMI-an secara terbuka. Ia mengaitkan hal tersebut dengan momentum dakwah terang-terangan yang digagas oleh Umar bin Khattab pada masa awal kenabian. Saat itu, keberanian tampil di ruang publik menjadi simbol kekokohan iman dan kesiapan memperjuangkan nilai kebenaran.
“Kader KAMMI harus berani menunjukkan ke-KAMMI-annya. Seperti Umar bin Khattab yang menginisiasi dakwah secara terang-terangan, kita pun harus percaya diri membawa nilai Islam dan nilai perjuangan di ruang-ruang publik kampus. Jangan ragu untuk tampil, bersuara, dan berkontribusi,” ujarnya.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberanian tersebut harus dibarengi dengan kualitas diri yang unggul. Yusril menekankan bahwa branding utama kader KAMMI di kampus adalah sebagai mahasiswa berprestasi. Akademik yang kuat, organisasi yang aktif, dan kontribusi nyata menjadi fondasi agar dakwah dan gagasan yang dibawa memiliki legitimasi intelektual.
“Bangun branding sebagai mahasiswa berprestasi. Tunjukkan bahwa kader KAMMI adalah kader yang unggul secara akademik, aktif dalam organisasi, dan solutif terhadap persoalan umat dan bangsa. Prestasi adalah bahasa universal yang akan membuat orang menghargai perjuangan kita,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Yusril memberikan nasihat kepada para pengurus komisariat yang baru dilantik. Ia mengibaratkan kepengurusan sebagai sebuah bahtera yang akan mengarungi samudera dengan berbagai gelombang dan tantangan. Menurutnya, soliditas, komunikasi, dan niat yang lurus menjadi kunci agar bahtera tersebut tetap kokoh hingga akhir periode.
“Kepengurusan ini adalah bahtera perjuangan. Akan ada gelombang perbedaan, kelelahan, bahkan mungkin kesalahpahaman. Jagalah komunikasi, perkuat ukhuwah, dan luruskan niat di setiap langkah. Jangan jadikan jabatan sebagai kebanggaan, tapi jadikan ia sebagai amanah yang akan dipertanggungjawabkan,” pesannya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan gerakan KAMMI di UIN Mataram yang lebih progresif, inklusif, dan berprestasi, sejalan dengan visi besar PD KAMMI Mataram di bawah kepemimpinan Muhammad Yusril Kurniawan.

Social Header