Lombok Timur, NTBZONE.COM - Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan pihak sekolah mengembalikan menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) Di salah satu Sekolah Di Kecamatan Sikur.
Pengembalian tersebut diduga karena roti yang dibagikan kepada siswa mengandung terlalu banyak soda.
Koordinator kecamatan Sikur, Lalu Adit, memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa keputusan pengembalian menu berasal dari keberatan wali murid.
“Kepala SPPG-nya bilang, wali murid di sekolah itu menolak karena roti diduga banyak sodanya,” ujar Lalu Adit.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa penolakan hanya terjadi di satu sekolah tersebut. Sekolah-sekolah lain yang menerima distribusi menu MBG disebut tidak mempermasalahkan dan tetap menerima roti yang dibagikan.
“Tapi cuma sekolah itu yang menolak,” ungkap Kepala SPPG, seperti disampaikan Lalu Adit. “Kalau yang lain menerima,” tutupnya.

Social Header