Mataram, NTBZONE.COM - Pelantikan pengurus sekaligus peringatan Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram digelar di Gedung Dome Universitas Mataram. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Transformasi Kepemimpinan HMI Futuristik dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045.” Senin, 17/02/2026
Memasuki usia ke-79 tahun, HMI dinilai telah melalui berbagai dinamika dan tantangan zaman. Semangat “HMI Futuristik” yang diusung menjadi refleksi atas perubahan era yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi. Dalam konteks ini, kader HMI dituntut tidak hanya adaptif, tetapi juga progresif dalam merespons perubahan.
Konsep HMI Futuristik dimaknai sebagai upaya mengembalikan gerak perjuangan organisasi pada fondasi nilai yang kokoh, ketajaman intelektual, kesiapan bertransformasi, serta kemampuan memanfaatkan kemajuan teknologi. Semua itu tetap berlandaskan semangat keislaman dan kebangsaan.
Ketua Umum HMI Cabang Mataram, Ahmad Nasri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan arah perjuangan kader dalam menjawab tantangan kebangsaan.
Ia menekankan pentingnya budaya konsolidasi yang solid demi menciptakan efektivitas kerja struktural yang berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas kaderisasi. Menurutnya, penguatan lembaga pengembangan profesi di internal organisasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas intelektual kader.
Ahmad Nasri juga menyoroti pentingnya kesiapan kader dalam menghadapi bonus demografi. Ia menilai kader HMI harus memiliki daya pikir kreatif, inovatif, serta mampu bersaing di berbagai bidang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kepemimpinan futuristik yang diusung HMI tetap berpijak pada misi dasar organisasi, yakni keislaman dan keindonesiaan. Kepengurusan yang baru diharapkan mampu melahirkan kader-kader pelopor dalam berbagai sektor, mulai dari sosial, ekonomi, budaya hingga hukum.
Dalam kerangka visi Indonesia Emas 2045, HMI Cabang Mataram diharapkan dapat membentuk insan akademis yang kritis, rasional, dan berintegritas. Selain unggul secara intelektual, kader juga didorong menjunjung tinggi nilai spiritualitas dalam memahami dan merespons realitas sosial.
Menutup sambutannya, Ahmad Nasri mengajak seluruh kader untuk menjaga komitmen dalam menjalankan gerakan moral demi terwujudnya masyarakat adil dan makmur yang diridai Allah SWT.

Social Header