Breaking News

Bupati Lotim Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Dorong Perencanaan Berkualitas Menuju Lotim SMART

 

Bupati Lotim Pimpin Konsultasi Publik RKPD 2027, Dorong Perencanaan Berkualitas Menuju Lotim SMART


Lombok Timur, NTBZONE.COM - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin memimpin kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kamis,12/02/2026

Kegiatan yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lombok Timur pada Kamis (12/02) di Rupatama Kantor Bupati Lombok Timur itu melibatkan DPRD, pimpinan OPD, para camat se-Kabupaten Lombok Timur, akademisi, NGO, serta tokoh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan daerah. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lombok Timur tahun 2025 tercatat sebesar 72,35 poin, meningkat 0,87 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Usia harapan hidup mencapai 72,29 tahun, menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun.

Sementara itu, harapan lama sekolah tercatat 14,08 tahun dengan rata-rata lama sekolah 7,71 tahun. Pengeluaran per kapita masyarakat mencapai Rp10,851 juta per tahun.

Meski IPM Lombok Timur berada di peringkat ketujuh se-Provinsi NTB, Bupati meminta semua pihak tidak berkecil hati. Menurutnya, jumlah penduduk Lombok Timur jauh lebih besar dibandingkan daerah lain di NTB. “Kita syukuri capaian ini, sambil terus berupaya agar bisa naik ke posisi enam dan seterusnya,” ujarnya.

Dari sisi kemiskinan, persentase penduduk miskin tahun 2025 sebesar 13,53 persen, turun 0,98 persen dari tahun sebelumnya yang mencapai 14,51 persen. Garis kemiskinan meningkat menjadi Rp602.564 per kapita per bulan dari sebelumnya Rp583.967. Indeks Kedalaman Kemiskinan turun menjadi 2,46 persen dari 2,66 persen, dan Indeks Keparahan Kemiskinan menurun menjadi 0,61 dari 0,77 persen.

Laju inflasi tahun 2025 tercatat 3,21 persen, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar 3,01 persen, sekaligus sedikit lebih tinggi dari rata-rata Provinsi NTB yang sebesar 3,01 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga menunjukkan penurunan dari 2,85 persen pada 2024 menjadi 2,82 persen pada 2025.

Pertumbuhan ekonomi Lombok Timur bahkan mencapai di atas 6 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Bupati menyebut, geliat ekonomi masyarakat terlihat nyata dalam aktivitas sehari-hari. Keberadaan dapur MBG turut disebut sebagai salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan, khususnya pada sektor pertanian dan peternakan.

Bupati Haerul Warisin meminta seluruh peserta memanfaatkan forum konsultasi publik ini untuk memberikan masukan konstruktif. Menurutnya, perencanaan yang matang menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

“Ini kesempatan memberikan masukan agar harapan kita bersama menjadikan Lombok Timur semakin maju dapat tercapai. Tidak ada keberhasilan tanpa perencanaan yang matang,” tegasnya.

Kepala Bappeda Lombok Timur, M. Zaidar Rohman, menjelaskan bahwa konsultasi publik ini merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Hal ini untuk memastikan RKPD 2027 selaras dengan RKPD Provinsi dan Pusat, serta sejalan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati menuju Lombok Timur SMART.

Hasil konsultasi publik ini akan menjadi bahan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten guna menyusun rancangan akhir RKPD 2027. Tahun 2027 sendiri merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD 2025–2029.

Wakil Ketua DPRD Lombok Timur, Wais Al Qarni, dalam penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD, menegaskan komitmen DPRD sebagai mitra strategis pemerintah daerah untuk terus mendukung pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

“Konsultasi publik ini menjadi momentum membangun semangat baru mewujudkan Lombok Timur Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan (SMART). Semoga forum ini menghasilkan kesepakatan kebijakan strategis dan program prioritas pembangunan,” tutupnya.

© Copyright 2022 - NTB Zone