Lombok Timur, NTBZONE.COM –Desa Wisata Tetebatu, Kecamatan Sikur, terus menunjukkan tren positif dalam kunjungan wisatawan. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 21.107 wisatawan menginap di kawasan wisata unggulan Lombok Timur tersebut. Para wisatawan tersebut berasal dari 14 negara, dengan dominasi kunjungan terbanyak dari kawasan Eropa.
Kepala Desa Tetebatu, Sabli, mengungkapkan bahwa angka kunjungan wisatawan ke Tetebatu mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2022, jumlah wisatawan yang menginap tercatat hanya sekitar 107 orang. Angka tersebut meningkat pada 2023 menjadi sekitar 600 orang, meski masih banyak yang belum teridentifikasi secara data resmi. Lonjakan tajam terjadi pada 2024 dengan jumlah kunjungan mencapai 19.742 wisatawan, dan kembali meningkat pada 2025 menjadi 21.107 wisatawan.
“Untuk 2025, yang menginap tercatat 21.107 orang, berasal dari 14 negara, terbanyak dari Eropa,” ujar Sabli.
Meski demikian, Sabli mengakui bahwa masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi agar daya tarik wisata Tetebatu semakin meningkat. Keluhan utama yang masih disampaikan para agen perjalanan dan travel wisata adalah terkait kondisi infrastruktur jalan serta tata kelola destinasi wisata yang dinilai belum maksimal.
Ke depan, Pemerintah Desa Tetebatu berharap adanya perbaikan serius pada sektor infrastruktur serta pengelolaan wisata yang lebih terintegrasi.
“Harapan kita bersama bagaimana meningkatkan kenyamanan wisatawan. Pengelolaan wisata Tetebatu ke depan harus satu pintu. Tetebatu juga perlu memiliki rest area. Lokasinya sudah ada, tinggal fasilitasnya yang perlu dilengkapi,” tegas Sabli.
Terakhir Sabli menjelaskan, Dengan potensi alam, budaya, serta daya tarik ekowisata yang dimiliki, Tetebatu dinilai memiliki peluang besar untuk terus berkembang menjadi destinasi wisata internasional unggulan di Nusa Tenggara Barat, asalkan didukung dengan infrastruktur dan tata kelola yang profesional.

Social Header