Breaking News

Geopark Rinjani Gandeng Pokdarwis Lantan, Telusuri Jejak Geologi Letusan Samalas

 

Geopark Rinjani Gandeng Pokdarwis Lantan, Telusuri Jejak Geologi Letusan Samalas


Mataram, NTBZONE.COM - Geopark Rinjani-Lombok UGGp dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Solah Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah mengelar Ekspedisi Lantan, menelusuri jejak geologi letusan Gunung Samalas 1257 masehi. 

Kegiatan tersebut melibatkan 60 perwakilan peserta yang terdiri dari, tim Geopark Rinjani-Lombok, Rinjani Geopark Youth Forum (RGYF), Pokdarwis Solah Lantan, perangkat Desa Lantan, dosen universitas Hamzawadi, BMKG Stasiun Geofisika Mataram, guru Pesantren Sayang Ibu, Next Level Movement, Langit Cerah Project, ITSkes Muhammadiyah Selong dan komunitas perempuan setempat. 

“Jelajah Desa Lantan ini penting untuk mengetahui jejak letusan Samalas dan edukasi bagi masyarakat,” kata General Manajer, Geopark Rinjani-Lombok UGGp, Qwadro Putro Wicaksono pada, Ahad 31 Agustus pagi. 

Ekspedisi Lantan dibuka lansung oleh, General Manajer Geopar Rinjani-Lombok UGGp di halaman kantor Desa Lantan, Batukliang. Di hadiri peserta, perangkat Desa Lantan dan masyarakat sekitarnya. 

“Semoga kegiatan ini lancar dan penjelajahan teman-teman menyenangkan,” ujar Qwadro Putro Wicaksono.  

Dalam ekspedisi ini, peserta akan diajak menelusuri aliran sungai, melintasi hutan tropis, kebun kopi hingga air terjun. Rute lokasi pertama peserta, dimulai dari menggunjungi mata air Nyeredet, lalu perserta diajak menuju sumber dan jalur Sungai Lenek, lalu ke kebun kopi dan terakhir perserta menuju air terjun Babak Pelangi, Lantan. 

“Ekspedisi Lantan ini, kami juga akan mengajak peserta untuk melihat batu-batuan geologi, mata air dan keberadaan flora serta fauna Lantan,” ucap Manajer Penelitian Pengembangan dan kerjasama antar lembaga, Meliawati. 

Menurut Meliawati pada ekspedisi Lantan kali ini, Geopark Rinjani-Lombok dan Pokdarwis Desa Lantan tak hannya mengajak peserta untuk eksplorasi air terjun, sungai dan mata air, tapi juga bagaimana pembentukan pulau Lombok dari geologi, magma hingga proses geologi terhadap keberadaan flora dan fauna.

“Sesi ekspedisi Lantan ini, kami banyak ekplorasi berbagi soal batuan-batuan yang membentuk pulau Lombok secara geologi,” kata Meliawati. 

Ketua Pokdarwis Desa Wisata Lantan, Sri Trisnadewi menjelaskan, Geopark Rinjani-Lombok dan Pokdarwis Lantan mengajak peserta berkeliling Lantan untuk eksplorasi dan belajar bersama tentang peninggalan letusan Gunung Samalas di Lantan. Tujuan utama kegiatan ini ke sungai Lenek dan sungai Babak. Dua sungai ini merupakan sungai yang membatasi Lantan dengan desa lainnya. 

“Di sungai Lenek, kita bisa temukan sisa-sisa letusan Gunung Samalas, berupa abu yang telah berubah menjadi tanah,” kata Sri Trisnadewi. 

Trisnadewi menambahkan, di Desa Lantan dikenal dengan tanah sari. Tanah Sari ini digunakan masyarakat setempat sebagai alat untuk memasak penghilang rasa pahit pada daun papaya.

“Selain tanah Sari, Desa Lantan juga dikenal dengan mata air dan air terjunya,” ujar Trisnadewi.  

Kesan positif datang dari peserta ekspedisi Lantan, Bq. Ahda Razula Apriyen. Ia mengatakan ekspedisi yang diseleggarakan, Geopark Rinjani-Lombok dan Pokdarwis Desa Lantan tersebut sangat berkesan dirinya. 

“Ekspedisi ini, menjadi ruang belajar, terutama topik-topik terkait geologi dan topik lingkungan,” kata Bq. Ahda Razula Apriyen. 


Bagi, Bq. Ahda Razula Apriyen, pada ekspedisi kali ini, banyak pengetahuan yang dia dapat terkait batu-batuan, tanah, mata air dan proses pembentukan Pulau Lombok dari pandangan geologi. 


“Pengalaman ekspedisi ini tak terlupakan. Saya berharap kegiatan ekspedisi jilid II terselenggara. InsyaAllah, saya akan ikut,” harapnya.

© Copyright 2022 - NTB Zone