Breaking News

Menginspirasi ! Kisah Adik Kakak Dari Desa Kotaraja Backpaker ke Pelosok Indonesia

 



Lombok Timur, NTBZONE.COM -  Rizaldi Mujahid (22) dan Elva Yunita (21) namanya, kakak beradik asal Desa Kotaraja, Sikur, Lombok Timur ini baru saja menuntaskan perjalanan luar biasa ke pelosok Indonesia Timur selama kurang lebih satu bulan setengah untuk membagikan buku ke sekolah-sekolah terpencil.

Mereka berangkat pada 25 Juni 2025 dari Lombok, menapaki jalur laut dan darat sebagai seorang backpacker. Tak tanggung-tanggung , Muja dan Elva menelusuri Sulawesi, Bau-Bau, Ambon, Banda Neira, hingga ke seluruh Nusa Tenggara Timur, lalu kembali lewat Bima dan Dompu sebelum tiba kembali di Lombok. 

Keduanya menempuh rute Lombok, Sumbawa, Surabaya, Makassar, Maros, Pare-Pare, Pinrang, Makale, Toraja, Palopo, Masamba, Luwu Timur, Poso, Ampana, Bunta, Luwuk, Banggai, Bau-Bau, Namlore, Wanci, Maluku, Pulau Buru, Ambon, Banda Niera, Pulau Hatta, Pulau Naikala, Pulau Banda Api, Labuhan Bajo, Manggarai Barat, Lembor, Dintor, Waerebo, Sumba Barat, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) selanjutnya kembali ke Pulau Lombok.

Saat di mintai keterangan terkait motivasi Mereka, keprihatinan melihat kondisi daerah Indonesia yang belum merata dan ingin mengetahui permasalahan ketimpangan daerah bagian timur.

"Lebih ke priihatinan melihat kondisi daerah di Indonesia yang belum merata, terutama ketimpangan yang ada di Timur Indonesia, dari sana Mereka tergerak untuk mengetahui permasalahan lebih jauh berusaha ‘membuat yang tidak terlihat untuk dapat dirasa dan dibaca’ dengan output perjalanan berupa 3 buku (puisi, perjalanan, dan mimpi), dengan membagikan buku dan alat tulis kepada anak - anak di pelosok desa, kita tau hidup tidak selamanya maka dari itu kita coba buat dampak melalui jejak dan sajak perjalanan" Jelas Elva

Bukan sekadar perjalanan, misi ini adalah aksi nyata Muja berbagi buku ke sekolah-sekolah terpencil. Hebatnya, seluruh kegiatan baik transportasi dan buku didanai dari kantong pribadi mereka. Yang lebih keren lagi, selain membagikan buku, Muja dan Elva juga mengabadikan kisah dan mimpi yang ditemuinya selama menjelajah menjadi buku cerita perjalanan, buku mimpi, dan video dokumenter.

Selama perjalanan, mereka menginap di rumah warga sembari mendengar langsung suara-suara dari pelosok, merekam polemik dan kenyataan hidup yang mungkin luput dari sorotan. Tak jarang mereka tidur di pelabuhan dan masjid. Mereka hanya ingin dunia tahu bahwa di balik senyum, masih ada cerita yang harus diperjuangkan.

© Copyright 2022 - NTB Zone