Lombok Timur, NTBZONE.COM - Gerak Cepat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lombok Timur, H. Soeroto merespons laporan masyarakat dari informasi yang beredar di media sosial mengenai kondisi Ibu Wati, warga Dusun Otak Desa, Desa Sikur, Kecamatan Sikur, yang hidup sebatang kara dengan riwayat gangguan jiwa serta tinggal di rumah tidak layak huni berdinding pagar bambu.
Pada Kamis (28/8/2025), Dinsos bersama pihak terkait di tingkat desa, kecamatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), hingga Kementerian Sosial, turun langsung untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.
“Setiap laporan terkait masalah sosial selalu langsung kita tindak lanjuti dengan asesmen lapangan,"Ucapnya kamis (28/8/2025)
Dari hasil asesmen itulah lanjut soeroto, kita mengetahui kebutuhan mendesak maupun lanjutan. Untuk Ibu Wati katanya, setelah laporan masuk kemarin, langsung pihaknya turunkan petugas sosial.
"Hari ini Dukcapil sudah melakukan perekaman KTP dan KK agar bisa diusulkan berbagai bantuan, termasuk BPJS dan pengobatannya,"ujarnya
Menurutnya, Ibu Wati sebenarnya sudah mendapat perhatian dari pihak desa dan tetangga sekitar. Bahkan pada tahun 2019 lalu, ia sempat dibawa berobat ke Rumah Sakit Jiwa.
"Saat ini, petugas medis dari RSJ juga kembali diturunkan untuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan Wati,"sebutnya
Selain itu, perbaikan rumah akan difasilitasi camat, desa, melalui Baznas serta pihak terkait lainnya. “InsyaAllah selalu ada solusi terbaik untuk setiap kasus sosial seperti ini,” tegasnya.
Tidak hanya kasus Ibu Wati, Dinsos Lotim juga sedang menangani dua orang pengemis yang sebelumnya diamankan Satpol PP dan diserahkan ke Dinsos pada Rabu sore (27/8/2025).
“Kami juga tengah mencari solusi terbaik untuk mereka,” Pungkasnya

Social Header