Breaking News

Wakili Lombok Timur Pada Ajang PAI Awards 2024, Muslihun Fokus Perangi Stunting

 

Foto : ( Istimewa ) 
NTBZONE.Com - Kementerian Agama RI menggelar Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2024 Tingkat Nasional. 


PAI Awards tahun 2024 sendiri mencakup delapan kategori penghargaan yang diberikan dalam PAI Award 2024 diantaranya : Peningkatan Literasi Al-Qur’an, Pendampingan Kelompok Rentan, Kesehatan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, ⁠Penegakan Hukum, Pelestarian Lingkungan, Metode Penyuluhan Baru, dan ⁠Penguatan Moderasi Beragama.


Muslihun S.Ag yang mewakili Kementerian Agama Lombok Timur dalam ajang tersebut memfokuskan lomba pada "kesehatan masyarakat" khususnya stunting, yang di mana stunting sendiri atau yang lebih lazim disebut ( Gagal Tumbuh ) menjadi permasalahan ditengah masyarakat. 


Berangkat dari itulah, Muslihun yang juga merupakan Penyuluh Agama KUA Sikur untuk melibatkan diri pada PAI Awards 2024,"Gejala stunting sedang menghantui anak-anak, lewat lomba ini saya berupaya menekan angka stunting khususnya Lombok Timur,"ungkapnya sabtu (01/06/2024). 


Muslihun memaparkan, dalam pantauannya selama ini, usia pernikahan dini paling berpotensi menyumbang stunting, untuk itu pendekatan agama maupun persuasif sangat dibutuhkan terlebih tuntutan zaman mewajibkan remaja Harus menyesuaikan diri. 


"Ada banyak hal kemudian yang bisa menekan stunting, semuanya harus dimulai kepada usia perkawinan, dengan otomatis pendekatan keagamaan maupun persuasif sangat dibutuhkan,"ujarnya.


Di Lombok Timur sendiri lanjut Muslihun, kasus stunting saat ini adalah 15,9%, turun 8% dari tahun sebelumnya, angka tersebut baginya merupakan modal awal pada PAI Awards tahun ini. 


"Beberapa waktu yang lalu kasus stunting turun 8 persen, ini merupakan modal penting untuk Lomba lali ini,"paparnya.


Lebih jauh perempuan asli Desa Kabar itu mengajak Semua pihak terutama masyarakat untuk berperan serta mencegah stunting untuk merawat generasi masa depan. 


"Stunting perlu diketahui bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi masyarakat juga memiliki tanggung jawab moral, karena kasus stunting berdampingan dengan masyarakat,"pungkas Muslihun. 


Partisipasi Muslihun nampaknya diapresiasi penuh Kepala UPT P3AKB menurutnya, keberadaannya di kecamatan Sikur sebagai penyuluh agama merupakan sosok yg tanggap, berinovasi dan berkoordinasi baik terutama pada kegiatan strategi penurunan stunting yg lebih spesifik pada kegiatan elsimil, penyuluhan perkawinan, sehingga angka stunting di kecamatan sikur menurun.


"Sosok Muslihun kehadirannya sangat menginspirasi, karenanya dengan keikutsertaan dalam ajang PAI Awards 2024 dapat memunculkan Pahlawan Stunting,"pungkas Kanit P3AKB Baiq Kusumastuti. 


Penulis : Ragil



© Copyright 2022 - NTB Zone